Membaca “From the Land of Splendor and Magnificence” dari Kaca Mata Jawa Timur

Kota Batu dikenal melalui lanskap pegunungan, perkebunan, udara sejuk, dan perkembangan pariwisatanya. Namun, di balik citra tersebut terdapat sejarah panjang tentang bagaimana wilayah ini dilihat, dicatat, dan dikembangkan.

From the Land of Splendor and Magnificence mengajak kita melihat kembali sejarah kolonial di Kota Batu, terutama pada awal abad ke-20. Judul pameran ini diambil dari cara pandang kolonial terhadap wilayah jajahan sebagai tanah yang indah, subur, kaya, dan memiliki banyak sumber daya.

Cara pandang tersebut dapat ditemukan dalam berbagai arsip kolonial. Di dalamnya, alam dan wilayah jajahan sering dicatat melalui kepentingan orang-orang yang datang, mengamati, dan mengelolanya. Karena itu, arsip juga dapat dibaca kembali dengan pertanyaan: siapa yang membuat catatan tersebut, dari sudut pandang siapa, dan cerita siapa yang tidak tercatat?

Kolonialisme meninggalkan banyak jejak. Ada kekerasan, perubahan lanskap, kerusakan alam, bangunan, monumen, dokumen, hingga ingatan yang bertahan di masyarakat. Jejak pembebasan dan perjuangan untuk mendapatkan kembali kedaulatan juga menjadi bagian dari sejarah tersebut.

 

Melalui lukisan, film, arsip, dan praktik artistik lainnya, para seniman dalam pameran ini membaca ulang fragmen sejarah kolonial dari berbagai sudut pandang. Karya-karya yang hadir membuka pembicaraan tentang bagaimana sebuah sejarah dicatat, diwariskan, dan dipahami pada masa sekarang.

Bagi kami, di Artchemist bekerja dan melakukan banyak hal dari Jawa Timur, pembacaan ini terasa dekat. Sejarah kolonial hadir di banyak tempat yang kita kenal hari ini. Ia dapat ditemukan dalam lanskap, bangunan, perkebunan, nama tempat, arsip, hingga cara sebuah kota membangun citranya.

Kota Batu menjadi salah satu ruang untuk melihat persoalan tersebut. Ketika sebuah wilayah disebut indah dan megah, kita juga dapat melihat sejarah di balik proses terbentuknya gambaran itu.

From the Land of Splendor and Magnificence mengajak pengunjung untuk melihat kembali arsip dan lanskap tersebut, lalu mempertanyakan cara sejarah dibentuk dan dibaca.

⸻

From the Land of Splendor and Magnificence

Opening

Selasa, 29 September 2026

19.00 WIB

Masa Pameran

29 September–5 Oktober 2026

Venue

Galeri Raos, Kota Batu, Jawa Timur

Jam Kunjung

15.00–21.00 WIB

HTM

Gratis

#FromTheLandOfSplendorAndMagnificence #ArtemisID #Sejarah #KotaBatu #ArsipKolonial #Dekolonisasi #JawaTimur

Editor: AHA