Skip to content
  • About Us
  • Art Exhibition

    Sesudah Hujan: Ketika Warga Menggambar Ulang Kota

    Post Human Diagnosis: Isu Tubuh dan Algoritma Masuk ke Ruang Alternatif Sekitar Pasar Tunjungan

    Emanasi: Membaca Cahaya dalam Lukisan Amang Rahman di Orasis Art Gallery

  • Articles

    Info Ngopi untuk Para Pekerja Seni

    Babad Lembâna 5: Pamolèan

    Ketika Fotografer Belanda Memotret Vandalisme di Era Revolusi Indonesia

  • Artist of The Week

    Berkenalan dengan Pennfruit – Graffiti Artist Aekaligus Ilustrator Asal Surabaya

    Mengpiter, dan caranya merayakan kepedihan

  • Our Programs
    Sabtoo Market
    TOUCHUPXT
    KOOL THING
    Workshops / Event
    FASE
  • Connect With Us!
4f319a3ce2dafa228fa85ff3549bc82c.png
  • About Us
  • Art Exhibition

    Sesudah Hujan: Ketika Warga Menggambar Ulang Kota

    Post Human Diagnosis: Isu Tubuh dan Algoritma Masuk ke Ruang Alternatif Sekitar Pasar Tunjungan

    Emanasi: Membaca Cahaya dalam Lukisan Amang Rahman di Orasis Art Gallery

  • Articles

    Info Ngopi untuk Para Pekerja Seni

    Babad Lembâna 5: Pamolèan

    Ketika Fotografer Belanda Memotret Vandalisme di Era Revolusi Indonesia

  • Artist of The Week

    Berkenalan dengan Pennfruit – Graffiti Artist Aekaligus Ilustrator Asal Surabaya

    Mengpiter, dan caranya merayakan kepedihan

  • Our Programs
    Sabtoo Market
    TOUCHUPXT
    KOOL THING
    Workshops / Event
    FASE
  • Connect With Us!
4f319a3ce2dafa228fa85ff3549bc82c.png

Category: Exhibition

Sesudah Hujan: Ketika Warga Menggambar Ulang Kota

Hari itu kami datang sebelum hujan menapak ke daerah Sememi Kidul untuk melihat pameran dalam genangan dimana kami datang untuk

Post Human Diagnosis: Isu Tubuh dan Algoritma Masuk ke Ruang Alternatif Sekitar Pasar Tunjungan

Pilihan lokasi ini ini langsung memberi kesan berbeda sejak awal. Seketika memori kecil kami terpanggil ketika perjalanan Road To Artjog

Emanasi: Membaca Cahaya dalam Lukisan Amang Rahman di Orasis Art Gallery

  Jumat pekan lalu, ketika berkunjung ke pameran Emanasi karya Amang Rahman dengan rasa ingin tahu yang cukup besar, terutama

Mitos Garis dan Filosofi Hitam Putih: Catatan Kunjungan Kami Sebagai Warga Wargi Seni

Nama Nnegoo sudah cukup lama beredar di lingkaran seni jalanan dan komunitas kreatif Jawa Timur, terutama karena konsistensinya mengolah garis,

The Right to Slow Down: Merebut Kembali Hak atas Waktu

The Right to Slow Down: Merebut Kembali Hak atas Waktu Di tengah dunia yang bergerak semakin cepat, manusia hidup dalam

Pamolèan di Lembâna: Kartografi Pulang dan Perjumpaan

    Di penghujung tahun, Lembâna kembali membuka halaman baru melalui Babad Lembâna 5: Pamolèan, yang berlangsung pada 14–20 Desember

Cara Kampung Mengatur Napas di Kota yang Memanas bersama RESPIRE

  Cara Kampung Mengatur Napas di Kota yang Memanas bersama RESPIR Ternyata keluhan Surabaya Panas benar-benar menjadi panggilan tersendiri. Sengatannya

Breaking the Barrier: Jaringan Imajinasi yang Merayakan Perbedaan

  Di sebuah kota yang terus mengolah ingatan, Surabaya menjadi rumah bagi percakapan visual berskala internasional. “Breaking the Barrier” sebuah

Sengkuni -7: Tumbuh dari Masalalu untuk Keberanian Membayangkan Masa Depan

SENGKUNI 7 – HARMONY Oleh: Dimas T Pamungkas Harmony selalu bergerak. Ia tumbuh dari keberanian menatap masa lalu dan keberanian

Gallus Masa Kini pada Amor Vincit Omnia

Amor Vincit Omnia diambil dari ulasan pengantar kuratorial oleh Eugenia   Ada kalanya cinta datang seperti cahaya yang menembus celah

Next →

Navigation

  • About
  • Archive
  • Contact

Website

  • Privacy and Policy
  • Opportunities
  • Advertising
  • Media Partnering

Find Us

  • Instagram
  • Tiktok
  • Youtube

Artchemist Headquartered

  • Kammari - Tujujati Art Space Jalan Ketintang Baru II No 7 Wanokromo, Kota Surabaya 60231