Skip to content
  • About Us
  • Art Exhibition

    Tiga Menguak Jalan Pulang | Menyusuri Probolinggo dari Tiga Arah

    Imitation of Life — Catatan Ruang Pamer dari Seorang Sir Dandy

    Sesudah Hujan: Ketika Warga Menggambar Ulang Kota

  • Articles

    Info Ngopi untuk Para Pekerja Seni

    Babad Lembâna 5: Pamolèan

    Ketika Fotografer Belanda Memotret Vandalisme di Era Revolusi Indonesia

  • Artist of The Week

    Berkenalan dengan Pennfruit – Graffiti Artist Aekaligus Ilustrator Asal Surabaya

    Mengpiter, dan caranya merayakan kepedihan

  • Our Programs
    Sabtoo Market
    TOUCHUPXT
    KOOL THING
    Workshops / Event
    FASE
  • Connect With Us!
4f319a3ce2dafa228fa85ff3549bc82c.png
  • About Us
  • Art Exhibition

    Tiga Menguak Jalan Pulang | Menyusuri Probolinggo dari Tiga Arah

    Imitation of Life — Catatan Ruang Pamer dari Seorang Sir Dandy

    Sesudah Hujan: Ketika Warga Menggambar Ulang Kota

  • Articles

    Info Ngopi untuk Para Pekerja Seni

    Babad Lembâna 5: Pamolèan

    Ketika Fotografer Belanda Memotret Vandalisme di Era Revolusi Indonesia

  • Artist of The Week

    Berkenalan dengan Pennfruit – Graffiti Artist Aekaligus Ilustrator Asal Surabaya

    Mengpiter, dan caranya merayakan kepedihan

  • Our Programs
    Sabtoo Market
    TOUCHUPXT
    KOOL THING
    Workshops / Event
    FASE
  • Connect With Us!
4f319a3ce2dafa228fa85ff3549bc82c.png

Author: artchemist_manda

Pamolèan di Lembâna: Kartografi Pulang dan Perjumpaan

    Di penghujung tahun, Lembâna kembali membuka halaman baru melalui Babad Lembâna 5: Pamolèan, yang berlangsung pada 14–20 Desember

Cara Kampung Mengatur Napas di Kota yang Memanas bersama RESPIRE

  Cara Kampung Mengatur Napas di Kota yang Memanas bersama RESPIR Ternyata keluhan Surabaya Panas benar-benar menjadi panggilan tersendiri. Sengatannya

Breaking the Barrier: Jaringan Imajinasi yang Merayakan Perbedaan

  Di sebuah kota yang terus mengolah ingatan, Surabaya menjadi rumah bagi percakapan visual berskala internasional. “Breaking the Barrier” sebuah

Sengkuni -7: Tumbuh dari Masalalu untuk Keberanian Membayangkan Masa Depan

SENGKUNI 7 – HARMONY Oleh: Dimas T Pamungkas Harmony selalu bergerak. Ia tumbuh dari keberanian menatap masa lalu dan keberanian

Gallus Masa Kini pada Amor Vincit Omnia

Amor Vincit Omnia diambil dari ulasan pengantar kuratorial oleh Eugenia   Ada kalanya cinta datang seperti cahaya yang menembus celah

Sidoarjo In Flux: Di Antara Jejak Gula dan Kota yang Bergerak

Di sebuah ruangan di Rumah Budaya Malik Ibrahim, Sidoarjo, panas terik tulisan Elvira tentang “Jejak Industri Gula Raksasa dan Lapisan

Madya: The Unfixed Center • ICANW — Indonesia Contemporary Art New Wave

  Di antara lapisan-lapisan ruang galeri, kita diajak menatap sesuatu yang tengah bergerak. Seperti: MADYA dari kata Jawa yang berarti

Biennale Jogja 18: Kawruh Tanah Lelaku di Babak II, Saat Tanah Menjadi Ruang Belajar

Setiap dua tahun sekali, Yogyakarta menjadi titik pertemuan antara gagasan, pengalaman, dan tubuh-tubuh yang mencoba membaca dunia lewat seni. Tahun

Ketika Fotografer Belanda Memotret Vandalisme di Era Revolusi Indonesia

What is fascism but colonialism at the very heart of traditionally in Colonialist country?” – Frantz Fanon   Di waktu

MTN Lab: Residensi Gresik Wadah Ekspresi Talenta Seni Budaya Indonesia Menuju Panggung Global

Gresik 2025 – Kementerian Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya, bekerja sama dengan Biennale Jatim XI,

← Previous
Next →

Navigation

  • About
  • Archive
  • Contact

Website

  • Privacy and Policy
  • Opportunities
  • Advertising
  • Media Partnering

Find Us

  • Instagram
  • Tiktok
  • Youtube

Artchemist Headquartered

  • Kammari - Tujujati Art Space Jalan Ketintang Baru II No 7 Wanokromo, Kota Surabaya 60231